Kapuas7.Net, Pontianak, Kalbar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengeluarkan analisis dan prospek cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Barat pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data infografis BMKG Kalbar update 14 Mei 2026 pukul 07.00 WIB melalui grup whatsapp BMKG. Berikut ini secara lengkap dipaparkan melalui artikel cuaca.

Dalam laporan tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada tanggal 14, 15, 17, dan 18 Mei 2026.

Selain itu, potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga perlu diwaspadai pada periode 17 hingga 20 Mei 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan satelit, BMKG mendeteksi adanya delapan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat pada 13 Mei 2026.

Titik panas tersebut tersebar di beberapa kabupaten, yakni Mempawah, Sanggau, Landak, Sekadau, dan Kubu Raya dengan tingkat kepercayaan menengah.

Kondisi ini menjadi indikator adanya aktivitas panas permukaan yang berpotensi berkaitan dengan kebakaran lahan.

Sementara itu, analisis curah hujan 24 jam terakhir menunjukkan hujan ringan masih mendominasi sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.

Adapun hujan dengan intensitas sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sambas.

Tidak ditemukan indikasi hujan lebat maupun ekstrem dalam periode pengamatan tersebut.

Dari citra satelit cuaca Himawari-9 pada Kamis pagi, BMKG juga mengamati pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang.

Pertumbuhan awan tersebut berpotensi memicu hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam durasi singkat.

Halaman:

Halaman:
1 2