Kapuas7.Net ,Sekadau, Kalimantan Barat – Polres Sekadau kembali menggelar sosialisasi terkait layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Assessment Center Polri. Kali ini, kegiatan menyasar jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sekadau pada Selasa, 7 April 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan berlangsung di kantor PDAM Sekadau dan menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkenalkan layanan penilaian kompetensi sumber daya manusia (SDM) kepada instansi pemerintah daerah.

Tim sosialisasi dipimpin oleh Kasatreskrim IPTU Zainal Abidin bersama sejumlah pejabat Polres Sekadau, di antaranya Kasubbag Watpers Bag SDM IPTU Jumadi, Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam, serta Kanit Tipidkor AIPTU Hamdun Sudarno.

Dalam pemaparannya, IPTU Zainal Abidin menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan metode penilaian berbasis kompetensi yang dirancang untuk mengukur potensi, performa kerja, hingga kesiapan individu dalam menempati suatu jabatan secara objektif.

Menurutnya, assessment ini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai strategi pengembangan SDM agar lebih selaras dengan kebutuhan organisasi.

“Melalui assessment ini, instansi dapat mengetahui kemampuan pegawai secara terukur sekaligus merancang pengembangan kapasitas yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, disampaikan pula mekanisme pelaksanaan layanan, termasuk skema pembiayaan melalui PNBP yang mengacu pada regulasi pemerintah. Pelaksanaan assessment juga bersifat fleksibel, baik dari segi waktu maupun lokasi, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi.

Penyerahan materi sosialisasi Assessment Center Polri oleh perwakilan Polres Sekadau kepada pihak PDAM Sekadau.(Humas polres sekadau)

Direktur PDAM Kabupaten Sekadau, Yok Kelak, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk berpartisipasi dalam program assessment yang ditawarkan Polri.

“Kami pada dasarnya siap mendukung dan mengikuti assessment, termasuk peluang kerja sama ke depan,” ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan instansi daerah semakin memahami pentingnya penilaian kompetensi berbasis sistem guna meningkatkan kualitas SDM secara profesional dan berkelanjutan.

Humas polres Sekadau