Untuk kondisi jarak pandang, secara umum pengamatan di sembilan lokasi di Kalimantan Barat menunjukkan jarak pandang berada di atas 1 kilometer.
Namun, di wilayah Kabupaten Kubu Raya tercatat sempat mengalami penurunan jarak pandang di bawah 1 kilometer akibat kabut.
BMKG juga melaporkan pola angin pada lapisan 3000 feet atau sekitar 900 meter dari permukaan bumi umumnya bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan berkisar 8 sampai 18 knot.
Kondisi ini dapat memengaruhi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Kalbar.
Di sisi lain, indeks potensi karhutla secara umum masih berada pada kategori aman.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terutama memasuki tanggal 17 sampai 20 Mei 2026, karena beberapa wilayah mulai menunjukkan potensi kemudahan terjadinya kebakaran lahan.
Pemantauan kualitas udara juga menunjukkan kondisi yang umumnya masih berada pada kategori baik hingga sedang.
Namun, wilayah Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya sempat mencatat konsentrasi PM2.5 pada level tidak sehat dengan nilai maksimum mencapai 125,7 mikrogram per meter kubik.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, agar terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG Kalbar guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.***








