Oleh sebab itu, program penguatan kapasitas dan pendampingan dari pemerintah kabupaten akan terus ditingkatkan agar fungsi pencegahan berjalan maksimal.
Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk lebih proaktif dalam memetakan kebutuhan peralatan pemadaman di tingkat desa.
Fasilitasi sarana prasarana pemadam api sederhana akan menjadi prioritas guna menunjang aksi cepat tanggap masyarakat desa.
Program edukasi dan sosialisasi ke wilayah pedalaman juga tetap menjadi agenda utama sebagai langkah preventif jangka panjang.
Kesadaran kolektif untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan diharapkan menjadi budaya baru di tengah masyarakat.
Melalui integrasi antara regulasi kearifan lokal yang ketat dan penguatan kapasitas Satgas di setiap lini, Damkarmat Sintang optimis risiko karhutla dapat diminimalisir secara signifikan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga langit Sintang tetap bersih dari kabut asap sepanjang tahun 2026.***








