Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami menjamin proses seleksi ini murni berdasarkan kemampuan peserta. Tidak ada ruang untuk titipan atau intervensi,” tegas Abdul Syufriadi.

Sementara itu, Bupati Sintang yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, S.Sos., M.Si, menekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar simbol seremoni, melainkan representasi karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

“Paskibraka adalah simbol kedisiplinan, ketangguhan mental, dan kecintaan terhadap tanah air. Peserta yang terpilih adalah putra-putri terbaik yang akan membawa nama baik daerah,” ujar Helmi.

Melalui seleksi ini, Pemkab Sintang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga siap menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas.***

Halaman:
1 2