Kapuas7.Net, Sintang, Kalbar — Pelibatan pelajar dalam peringatan Hari Bumi di Kabupaten Sintang menjadi langkah strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Kegiatan yang dirangkai dengan penanaman ratusan pohon di halaman SMAN 2 Sintang pada Rabu (22/4/2026) menempatkan siswa sebagai bagian penting dalam gerakan pelestarian alam.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menegaskan bahwa kehadiran pelajar dalam kegiatan tersebut memiliki tujuan edukatif yang kuat.
Setiap program lingkungan, menurutnya, harus mampu membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini memang kami arahkan melibatkan pelajar, karena setiap program harus berbasis edukasi agar membentuk kebiasaan menjaga lingkungan,” ujar Siti Musrikah.
Momentum Hari Bumi dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan sumber daya lingkungan.
Komitmen tersebut, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah seperti mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, serta menghemat energi dinilai mampu memberikan dampak signifikan jika dilakukan secara konsisten.
“Mengurangi sampah plastik, menanam pohon, dan menghemat energi adalah langkah sederhana, tetapi jika dilakukan bersama akan berdampak besar,” jelasnya.
Siti juga menekankan bahwa kegiatan menanam tidak harus dilakukan di lahan luas.
Pelajar dapat memulai dari lingkungan rumah dengan memanfaatkan media sederhana seperti polybag atau pot tanaman.
“Satu orang menanam satu pohon sudah menjadi kontribusi nyata dalam menjaga bumi,” katanya.
Halaman:








