Kapuas7.Net, Sintang, kalbar – Selain berupaya menjemput dukungan dari pemerintah pusat, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang kini memperkuat strategi lokal untuk menangani kerusakan jalan.
Langkah ini ditempuh dengan mendorong keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Kepala Dinas PU Kabupaten Sintang, Mursalin, menyatakan bahwa kontribusi dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sintang sangat krusial.
Hal ini mengingat luas wilayah Kabupaten Sintang yang mencapai 21.635 kilometer persegi, di mana sekitar 49 persen di antaranya merupakan kawasan yang didominasi sektor perkebunan.
“CSR dari perusahaan perkebunan sangat kita harapkan, terutama untuk membantu perbaikan jalan yang menunjang aktivitas mereka juga,” ujar Mursalin menekankan pentingnya sinergi dunia usaha dalam pembangunan daerah.
Dukungan terhadap skema ini juga datang langsung dari jajaran pimpinan daerah.
Mursalin menyebut bahwa Bupati Sintang telah memberikan arahan tegas agar alokasi program CSR perusahaan lebih difokuskan pada sektor infrastruktur jalan guna memberikan dampak langsung bagi mobilitas masyarakat luas.
Selain mengandalkan dana pihak ketiga, Dinas PU Sintang juga memaksimalkan kekuatan internal melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ).
Saat ini, kekuatan UPJJ tersebar di empat wilayah strategis untuk menjamin respons cepat terhadap titik-titik kerusakan.
Pemanfaatan alat berat dan personel internal ini difokuskan pada upaya pemeliharaan rutin agar jalur-jalur vital tidak sampai terputus.
Meskipun anggaran terbatas, keberadaan UPJJ memastikan jalur transportasi di tingkat kecamatan tetap dapat dilalui oleh kendaraan masyarakat.
“Dengan empat UPT dan peralatan yang ada, kita harapkan bisa membantu pemeliharaan jalan, minimal jalan tetap bisa difungsikan meskipun belum bisa ditingkatkan,” jelas Mursalin mengenai strategi teknis di lapangan.
Halaman:








