Kapuas7. Net, Sintang, Kalbar – Persoalan vakumnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan tuntutan transparansi keuangan mencuat dalam rapat evaluasi serta mediasi antara pengurus lama dan anggota Koperasi Wahana Mandiri Abadi, Senin 25 Mei 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Rapat yang berlangsung di Kantor Koperasi Wahana Mandiri Abadi, Desa Belinyuk Sibau, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang itu mempertemukan pengurus lama, pengurus baru, serta anggota koperasi yang menjadi mitra kerja PT Wahana Plantation and Products di wilayah Merah Air Estate.

Dari hasil rapat evaluasi dan mediasi tersebut, anggota koperasi bersama pengurus juga membentuk tim audit internal guna menelusuri laporan keuangan koperasi periode 2022 hingga 2024.

Dalam forum itu, mantan Ketua Koperasi Wahana Mandiri Abadi, Pagun Iskandar, mengakui RAT koperasi memang tidak terlaksana sejak 2022.

“RAT memang belum terlaksana sejak 2022. Itu menjadi kelemahan dan kekurangan kami sebagai pengurus,” ujar Pagun kepada awak media usai rapat.

Menurut Pagun, keterlambatan pelaksanaan RAT dipengaruhi sejumlah kendala internal pengurus.

Agenda rapat tahunan sebenarnya sempat direncanakan, namun beberapa kali batal dilaksanakan karena adanya urusan keluarga pengurus di luar daerah.

“Waktu itu sebenarnya sudah ada rencana rapat, tetapi ada pengurus yang sedang mengurus anak di Jakarta sehingga agenda dibatalkan,” katanya.

Pagun juga mengungkapkan bahwa pihak pengurus pernah dipanggil oleh Dinas Koperasi terkait keterlambatan pelaksanaan RAT tersebut.

“Saya juga pernah dipanggil oleh Dinas Koperasi terkait persoalan RAT tersebut dan saya mengakui memang ada kekurangan,” ucapnya.

Halaman:
1 2 3 4 5