Upaya pencegahan kerusakan lingkungan dinilai penting agar bencana seperti banjir yang pernah terjadi di Sintang pada 2021 tidak terulang kembali.
Sementara itu, Kepala PLTU Sintang, Bayu Putra Surya Perdana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kolaboratif dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung edukasi berbasis aksi.
Dalam kegiatan tersebut, PLTU Sintang menyerahkan sebanyak 384 bibit pohon kepada DLH Kabupaten Sintang.
Bibit tersebut terdiri dari tanaman buah seperti rambutan, durian, lengkeng, mangga, dan petai, serta jenis pohon keras seperti trembesi, mahoni daun besar, dan sengon.
Selain penyerahan bibit, sebanyak 100 pohon juga ditanam langsung di lingkungan SMAN 2 Sintang.
Jenis tanaman yang ditanam meliputi mahoni, trembesi, petai, serta berbagai tanaman buah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Bayu.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, peringatan Hari Bumi di Sintang diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus mendorong aksi nyata yang berkelanjutan di tengah masyarakat.***








