Di sisi pencegahan, Damkar Sintang memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui program sosialisasi yang akan menjangkau 14 kecamatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Edukasi ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari sekolah, perusahaan, hingga lingkungan permukiman.

“Kami fokus pada pencegahan. Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan agar masyarakat mampu mengantisipasi kebakaran sejak dini,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat edaran yang mengimbau seluruh instansi, perusahaan, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Damkar Sintang juga mendorong setiap rumah tangga memiliki alat pemadam sederhana sebagai langkah awal penanganan kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.

“Api kecil harus bisa ditangani lebih awal. Jangan menunggu membesar. Pencegahan adalah kunci utama,” kata Yudius.

Dengan strategi adaptif dan kolaborasi yang diperkuat, Damkar Sintang berharap penanganan kebakaran di wilayah perkotaan maupun permukiman padat dapat lebih cepat dan efektif, sekaligus menekan risiko kerugian yang lebih besar.***

Halaman:
1 2