Kapuas7.Net, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat pencapaian bersejarah dengan menembus 100 ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, yang menjadi momentum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam mengawal pembangunan desa dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.
Bertambahnya jumlah anggota menunjukkan meningkatnya partisipasi dan kesadaran anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Perkuat Peran BPD dalam Pembangunan Desa
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., mengatakan capaian 100 ribu anggota bukan sekadar angka, melainkan cerminan semangat pengabdian dan gotong royong dalam membangun desa sebagai fondasi kemajuan bangsa.
“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, tetapi representasi semangat pengabdian, gotong royong, dan komitmen bersama untuk membangun desa. Momentum Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita bahwa nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi dasar pembangunan desa,” ujar Indra Utama.
Menurutnya, pertumbuhan organisasi yang signifikan juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan anggota BPD terhadap peran ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan dan penguatan kapasitas kelembagaan desa.
Dalam menjalankan roda organisasi, Indra Utama didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., dan Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M.








