Kapuas7.Net, Sintang, Kalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Gereja Katolik Santo Eugenius De Mazenod di Stasi Kemantan, Paroki Santo Petrus dan Andreas Sepauk, pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Momentum sakral ini menjadi langkah awal bagi umat Katolik di wilayah setempat untuk mewujudkan fasilitas rumah ibadah yang lebih representatif sekaligus menjadi pusat pembinaan iman dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kehadiran Tokoh Agama dan Jajaran Otoritas Daerah

Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting keagamaan, termasuk Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang, Rd. Leonardus Miau.

Turut hadir pula Pastor Kepala Paroki Santo Petrus dan Andreas Sepauk, RP. Robert Heru OMI, bersama Pastor Rekan, RP. Carolus Adi Nugroho OMI, serta para suster.

Dari jajaran pemerintahan dan kemasyarakatan, agenda ini dikawal langsung oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Kabupaten Sintang, Camat Sepauk, Kepala Desa Kemantan, beserta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Simbol Pertumbuhan Iman dan Kemandirian Jemaat

Dalam pemaparannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa agenda penancapan tiang pertama ini merupakan representasi nyata dari kematangan spiritual dan dinamika perkembangan umat Katolik di Stasi Kemantan.

Bala menilai bahwa rencana pendirian bangunan gereja baru dengan kapasitas yang lebih besar tersebut lahir dari kebutuhan riil jemaat yang terus bertambah dari tahun ke tahun.

Halaman:
1 2 3