Bupati menjelaskan bahwa kondisi keuangan atau kapasitas fiscal daerah Kabupaten Sintang saat ini sedang mengalami keterbatasan yang cukup signifikan.
Oleh karena itu, Pemkab Sintang terus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat guna menjemput bola anggaran dari kementerian terkait.
“Kami memperjuangkan pembiayaan pembangunan di Sintang ke Kementerian. Dan sekarang sudah banyak anggaran dari pusat dan provinsi untuk Sintang. Banyak sekolah dan jalan yang akan dan sudah dikerjakan. Kami pastikan, Pemkab Sintang terus bekerja membangun daerah,” tambahnya.
Buka Ruang Dialog Informal Lewat Agenda Ngopi Bareng
Guna menjaga kesinambungan komunikasi, Bupati Bala berharap agar forum pertemuan formal seperti ini dapat terus dilanjutkan ke dalam format yang lebih santai di masa mendatang.
Ia secara terbuka mengundang para pengurus BEM dan aliansi mahasiswa untuk datang menemuinya, berdiskusi, dan menyampaikan ide pembangunan secara informal melalui agenda minum kopi bersama.
Pihaknya menyadari bahwa Pemkab Sintang sangat membutuhkan kontribusi pemikiran dan dukungan dari kaum intelektual muda seperti mahasiswa untuk memajukan daerah.
Sebagai penutup arahannya, Bupati menginstruksikan kepada seluruh Kepala OPD untuk selalu membuka pintu komunikasi dan bersikap responsif terhadap masukan-masukan dari kalangan mahasiswa Sintang.***








