Pihaknya juga memberikan instruksi tegas agar setiap pengurus di kabupaten/kota fokus mempromosikan produk asli yang menjadi ciri khas kedaerahan wilayahnya masing-masing.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Setiap daerah diminta percaya diri dengan identitas komoditas lokalnya sendiri dan tidak lagi mengandalkan atau menampilkan produk dari wilayah lain.

Siapkan Etalase di TMII dan Kemudahan Akses Modal Bank Kalbar

Guna memperluas jangkauan pasar secara konkret, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menyiapkan langkah strategis dengan menyediakan ruang pameran permanen di tingkat pusat.

Anjungan Kalimantan Barat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta akan dioptimalkan fungsi utamanya sebagai etalase dan pusat promosi produk-produk unggulan daerah.

Langkah ini diambil untuk memotong jalur birokrasi promosi konvensional dan mengenalkan keunikan kriya Kalbar langsung ke tingkat nasional.

Pembenahan kualitas visual tetap menjadi syarat utama agar produk yang dikirimkan mampu merebut perhatian pasar luar daerah.

“Kita harus bangga dengan kerajinan kita sendiri. Masalah kita adalah kurang promosi dan pengemasan yang kurang menarik. Jika pengemasan bagus, orang akan lebih tertarik,” ungkap Gubernur Kalimantan Barat secara blak-blakan mengenai evaluasi fisik kerajinan daerah saat ini.

Di sisi lain, kendala klasik berupa keterbatasan modal kerja yang sering dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerajinan juga mulai dicarikan jalan keluar.

Gubernur mendorong para perajin untuk tidak ragu memanfaatkan akses pembiayaan dan permodalan melalui lembaga perbankan daerah, seperti Bank Kalbar, yang siap mendukung penuh penguatan ekonomi kreatif daerah.***

Halaman:
1 2