Meskipun potensi hujan lebat membayangi sepekan ke depan, data akumulasi curah hujan dalam 24 jam terakhir menunjukkan intensitas hujan di Kalbar umumnya masih berada pada kategori ringan hingga sedang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Curah hujan dengan intensitas sedang berkisar antara 21 hingga 50 milimeter per hari terpantau sempat mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu, sementara wilayah lainnya hanya diguyur hujan ringan.

Di sektor keamanan lingkungan, BMKG juga merilis perkembangan terbaru mengenai sebaran titik panas atau hotspot yang sempat terdeteksi di beberapa wilayah Kalimantan Barat.

Melalui sensor satelit cuaca, terpantau ada tujuh titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah, yang tersebar di Kabupaten Landak sebanyak empat titik, Kabupaten Bengkayang dua titik, dan Kabupaten Kapuas Hulu satu titik.

Secara rinci, sebaran titik panas di Landak berada di Kecamatan Menjalin dan Ngabang, di Bengkayang berada di Kecamatan Ledo dan Teriak, sedangkan di Kapuas Hulu berada di Kecamatan Boyan Tanjung.

Kendati terdapat beberapa titik panas, indeks kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan secara umum di Kalimantan Barat untuk periode sepekan ke depan masih dikategorikan sangat aman.

Tingkat kualitas udara di sejumlah wilayah pemantauan, seperti Jongkat di Mempawah, Sungai Raya di Kubu Raya, dan Sungai Tebelian di Sintang, juga dilaporkan masih konsisten berada dalam kategori baik.

Selain itu, kondisi jarak pandang horizontal di sembilan titik pengamatan utama di Kalbar tercatat masih sangat aman untuk mendukung kelancaran arus transportasi darat maupun aktivitas penerbangan, yakni di atas 1.000 meter.

Halaman:
1 2 3