Rinciannya, satu titik panas terdeteksi di Sambas, tiga titik di Ketapang, dan dua titik di Landak. Sementara wilayah lain tidak terpantau hotspot.
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem dan Karhutla
BMKG Kalbar menyebut kualitas udara di sebagian besar wilayah masih berada pada kategori baik hingga sedang berdasarkan hasil pengamatan konsentrasi PM2.5.
Jarak pandang di sembilan titik observasi juga dilaporkan berada di atas 1 kilometer sehingga belum terdapat gangguan signifikan akibat kabut asap.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menjelang 16 Mei 2026.
“Dalam sepekan ke depan, wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” tulis BMKG Kalbar dalam laporan resminya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah masing-masing.***








