Kapuas7.Net, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat yang berlaku pada hari Minggu, 10 Mei 2026.
Berdasarkan data analisis satelit cuaca yang diterima redaksi, seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Barat diprakirakan akan didominasi oleh kondisi cuaca basah sepanjang hari esok.
Fenomena hujan dengan intensitas ringan diproyeksikan akan mengguyur secara merata, mulai dari kawasan pesisir barat hingga ke wilayah pedalaman di bagian timur provinsi tersebut.
Untuk wilayah pesisir seperti Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Mempawah, cuaca besok diprakirakan akan mengalami hujan ringan dengan suhu udara rata-rata berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius.
Kondisi serupa juga akan terjadi di Kabupaten Sambas dengan suhu udara diproyeksikan mencapai maksimal 31 derajat Celsius serta kelembaban udara yang cukup tinggi berkisar antara 76 hingga 98 persen.
Bergeser ke wilayah timur atau hulu sungai, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi diprakirakan akan menjadi wilayah dengan suhu udara terendah, yakni mencapai minimum 22 derajat Celsius pada malam hari.
Meskipun suhu udara di wilayah hulu relatif lebih sejuk, curah hujan dengan intensitas ringan tetap berpotensi membasahi kawasan tersebut dengan tingkat kelembaban udara yang sangat tinggi hingga menyentuh angka 99 persen.
Sementara itu, untuk kawasan selatan Kalbar seperti Kabupaten Ketapang dan Sekadau, suhu udara maksimum diprakirakan akan terasa sedikit lebih hangat dengan suhu udara berkisar hingga mencapai 32 derajat Celsius.
BMKG mengingatkan bahwa tingkat kelembaban udara yang tinggi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat dapat memicu terbentuknya kabut atau udara kabur pada dini hari.
Tingginya kelembaban udara yang berkisar antara 67 hingga 99 persen ini juga mengindikasikan bahwa kandungan uap air di atmosfer masih sangat melimpah sehingga potensi hujan masih cukup konsisten.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk tetap menyediakan jas hujan atau payung guna mengantisipasi turunnya hujan ringan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Bagi para pengendara yang melintasi jalur darat antarkota, disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalanan yang basah dapat menjadi licin dan mengurangi jarak pandang aman berkendara.
Pihak BMKG juga menyatakan akan terus memperbarui perkembangan dinamika atmosfer secara berkala guna mengantisipasi adanya perubahan cuaca ekstrem yang mendadak di seluruh wilayah Kalimantan Barat.***








