Di sisi lain, pemantauan titik panas atau hotspot di Kalimantan Barat hingga pukul 16.00 WIB mencatat terdapat dua titik panas yang seluruhnya berada di Kabupaten Sambas, tepatnya di wilayah Kecamatan Paloh dengan tingkat kepercayaan menengah.
Kondisi ini tetap perlu diwaspadai meski secara umum potensi kebakaran hutan dan lahan masih berada dalam kategori aman.
Untuk kualitas udara, hasil pemantauan konsentrasi PM2.5 menunjukkan kondisi udara di Kalimantan Barat masih berada pada kategori baik.
Beberapa titik pengamatan seperti Jongkat di Kabupaten Mempawah, Sungai Raya di Kubu Raya, dan Sungai Tebelian di Kabupaten Sintang menunjukkan kualitas udara yang relatif aman bagi aktivitas masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat Kalimantan Barat, khususnya di wilayah rawan hujan seperti Sintang, Melawi, Ketapang, dan Kapuas Hulu, agar terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lokal, pohon tumbang, maupun gangguan transportasi akibat cuaca ekstrem.
Secara umum, jarak pandang di wilayah Kalbar juga masih terpantau aman, yakni di atas 1 kilometer, sehingga aktivitas transportasi darat maupun udara masih relatif kondusif.
Namun perubahan cuaca yang dinamis tetap menjadi perhatian utama dalam beberapa hari ke depan. ***








