Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, angin pada ketinggian 3.000 kaki terpantau bergerak dari arah timur laut menuju tenggara dengan kecepatan antara 7 hingga 15 knot.

Kondisi ini turut memengaruhi dinamika cuaca di wilayah daratan Kalbar.

Prakiraan Sepekan dan Peringatan Karhutla

Untuk periode 21 hingga 27 April 2026, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih akan mendominasi sebagian besar wilayah.

Namun demikian, masyarakat diminta mewaspadai potensi peningkatan curah hujan pada pertengahan hingga akhir pekan.

Secara khusus hari ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota pada siang hari.

Wilayah Pontianak, Mempawah, dan Landak berpotensi mengalami hujan mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi Karhutla pada 25 hingga 27 April 2026.

Pada periode tersebut, kondisi lahan diperkirakan menjadi lebih kering dan mudah terbakar akibat berkurangnya intensitas hujan.

Kualitas Udara Masih Terkendali

Dari sisi kualitas udara, secara umum wilayah Kalimantan Barat masih berada dalam kategori baik hingga sedang berdasarkan parameter PM2.5.

Wilayah Sintang tercatat memiliki kualitas udara yang sangat baik, sementara Kubu Raya dan Mempawah sempat berada pada kategori sedang pada waktu tertentu.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga sore hari.

Selain itu, upaya pencegahan kebakaran lahan perlu ditingkatkan, terutama menjelang akhir pekan saat potensi kekeringan mulai meningkat.***

Halaman:
1 2