“Kalau ditanya apakah keadilan sudah baik, menurut saya belum. Di sinilah peran ICDN untuk ikut memberi arah bagi kemajuan Sintang,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, ia bahkan menyiapkan kediaman pribadinya sebagai sekretariat ICDN Kabupaten Sintang.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas organisasi, khususnya dalam membangun budaya diskusi dan kolaborasi antaranggota.
Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Yohanes menambahkan, keberhasilan ICDN tidak lepas dari kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar gagasan yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara nyata.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada komunikasi dengan semua pihak agar tujuan organisasi bisa tercapai,” katanya.
Dengan kepengurusan baru ini, ICDN Kabupaten Sintang diharapkan mampu memperkuat peran intelektual Dayak dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya masyarakat yang adil, damai, dan berdaya saing.***








