Langkah strategis ini dinilai sangat krusial mengingat sebagian besar jalan kabupaten merupakan urat nadi utama menuju kecamatan dan desa.
Saat ini, mayoritas jalur penghubung tersebut masih mengalami kerusakan beragam, mulai dari kategori rusak ringan hingga jalan tanah yang sulit dilalui saat musim penghujan.
Sejauh ini, beban infrastruktur di Sintang memang cukup kompleks dengan pembagian kewenangan yang meliputi 141 kilometer jalan nasional dan 194 kilometer jalan provinsi.
Namun, porsi terbesar tetap berada pada jalan kabupaten yang memiliki bentang hampir dua ribu kilometer sebagai tanggung jawab daerah.
Melalui dukungan dana dari pusat, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap hambatan konektivitas wilayah dapat terurai secara bertahap.
Infrastruktur yang mantap diyakini akan menjadi pendorong utama bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa.***








