“Wilayah yang luas dengan dominasi perkebunan membuat kebutuhan akses jalan menjadi sangat penting,” jelasnya.
Komitmen di Tengah Keterbatasan Anggaran
Memasuki tahun 2026, Dinas PU dihadapkan pada keterbatasan fiskal. Namun demikian, Mursalin memastikan pihaknya tetap berkomitmen menjalankan program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan konektivitas antarwilayah guna memperlancar distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta membuka akses ke daerah yang masih terisolasi.
“Kami tetap berupaya memaksimalkan program yang ada agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal konektivitas,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang terencana dan berkelanjutan akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan peran strategis tersebut, Dinas PU diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.***








