Kapuas7.Net, Kapuas Hulu,Kalbar – Praktik dugaan perjudian sabung ayam di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kian menarik disorot menyusul terungkapnya persaingan terselubung antar-pengelola gelanggang atau yang kerap disebut kelang.
Sebelumnya, aktivitas aduan ketangkasan ilegal yang rutin beroperasi setiap akhir pekan dari Jumat hingga Minggu di Desa Tekudak, Kecamatan Kalis, menuai protes keras dan meresahkan warga sekitar.
Sorotan publik kala itu mengarah kepada dua oknum berinisial A alias Abun dan J alias Jao yang disebut-sebut sebagai koordinator lapangan di wilayah Tekudak.
Namun, di tengah tekanan dan sorotan media, dinamika baru justru muncul yang mengindikasikan adanya persaingan ketat antarjaringan pengelola perjudian di daerah tersebut.
Pengurus Kelang Tekudak Lempar Bola Panas ke Gelanggang Lain
Ketika dikonfirmasi oleh awak media untuk dimintai tanggapan terkait maraknya aktivitas di Desa Tekudak, terduga koordinator berinisial A alias Abun justru memberikan pembelaan mengejutkan.
Alih-alih mengakui eksklusivitas wilayah operasionalnya, ia berdalih bahwa gelanggang di tempatnya bukanlah satu-satunya dan mengarahkan sorotan tajam ke lokasi lain yang diklaim jauh lebih besar.
“Yang benar itu di Kuari Putussibau Bos… Punya si Apo,” ujar A alias Abun saat memberikan klarifikasi kepada awak media pada Sabtu (24/10/2026).
Pernyataan ini dibaca sebagai bentuk pengalihan isu sekaligus persaingan terbuka antar-pengurus kelang, di mana kubu Tekudak mencoba menyeret nama pihak lain untuk menunjukkan bahwa praktik serupa juga marak dengan skala yang jauh lebih masif di pusat kota.
Bongkar Rincian Jadwal Taruhan “Persahabatan PTS” di Kuari Putussibau Utara









