Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan mendorong sinergi antar pihak agar penanganan kasus kekerasan bisa dilakukan secara terpadu dan efektif.
“Kami berharap ada koordinasi yang lebih kuat dan peran aktif semua pihak dalam menangani kasus kekerasan,” tegasnya.
Selain peningkatan kapasitas, workshop ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret di tingkat desa dan kelurahan.
“Peserta diharapkan mampu memberikan respons awal yang tepat, melakukan pendampingan korban, serta menyusun langkah tindak lanjut di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan perlindungan yang optimal bagi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.***








