Scroll Untuk Lanjut Membaca

Antisipasi Keterlambatan Pencairan

Untuk menghindari keterlambatan pencairan Dana Desa, DPMD secara rutin memberikan pengingat kepada seluruh desa sejak awal tahun.

“Kami sudah sampaikan jadwal pencairan sejak Januari, tahap satu sampai kapan, tahap dua sampai kapan. Itu kami ingatkan terus,” kata Syarief Yasser Arafat.

Pengawasan Ketat, Tapi Tetap Fleksibel

Menjawab pertanyaan terkait pengawasan, Syarief Yasser Arafat menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga komunikatif.

DPMD membangun komunikasi aktif melalui grup WhatsApp yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, hingga pengelola keuangan desa.

“Kalau ada kendala atau yang ingin ditanyakan, kami terbuka. Mereka bisa langsung berkomunikasi dengan kami,” ujarnya.

Selain itu, setiap proses pencairan tetap mengedepankan kelengkapan administrasi, terutama laporan pertanggungjawaban (SPJ) dan kewajiban perpajakan.

“SPJ dan pajak harus lengkap. Itu yang kami teliti sebagai bagian dari pengendalian,” tegasnya.

Jaga Keseimbangan Akuntabilitas dan Pembangunan

Syarief Yasser Arafat menekankan bahwa seluruh langkah tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara akuntabilitas keuangan dan fleksibilitas desa.

Menurut dirinya, desa tetap diberi ruang untuk berinovasi dalam pembangunan, namun tetap dalam koridor aturan yang berlaku.

“Pendampingan, pengawasan, dan komunikasi itu berjalan bersamaan. Tujuannya agar desa tetap fleksibel, tapi akuntabilitasnya juga terjaga,” pungkasnya.***

Halaman:
1 2