Bahkan, kata dia, Pertamina juga menyatakan kesiapan untuk menambah distribusi BBM ke daerah yang mengalami peningkatan permintaan atau antrean panjang di SPBU.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pertamina siap menambah pasokan di wilayah yang membutuhkan sesuai kondisi di lapangan,” lanjutnya.

Dipicu Isu Konflik Internasional

Wiro menilai meningkatnya pembelian BBM secara tiba-tiba tidak terlepas dari beredarnya isu konflik internasional antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan terganggunya pasokan energi.

Selain itu, pemerintah daerah juga tidak menutup kemungkinan adanya pihak tertentu yang mencoba menimbun BBM untuk kepentingan tertentu.

“Antrean yang terjadi lebih banyak dipicu oleh panic buying akibat isu konflik internasional yang beredar di masyarakat. Selain itu, ada kemungkinan juga adanya pihak tertentu yang melakukan penimbunan BBM,” jelasnya.

Pemkab Sintang Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Wiro menegaskan bahwa pasokan Pertalite dan BBM lainnya di wilayah Sintang masih tersedia dan distribusi terus berjalan normal.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panic buying dan tetap beraktivitas seperti biasa. Pasokan BBM dipastikan aman dan tersedia,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga terus memantau kondisi distribusi BBM di lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan.***

Halaman:
1 2