Kapuas7.Net , Sintang – Proyek peningkatan jalan SP Baning Panjang–Ensaid Panjang di Kabupaten Sintang yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan kembali menjadi perhatian publik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejumlah temuan di lapangan memunculkan sorotan, terutama terkait keselamatan kerja serta kualitas pekerjaan pada Lapis Pondasi Bawah (LPB) yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Pantauan di lokasi pada 17 November 2025, terlihat beberapa pekerja tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat melakukan aktivitas konstruksi. Padahal, penggunaan K3 merupakan standar wajib dalam setiap proyek pemerintah untuk menjamin keselamatan pekerja selama proses pembangunan.

Selain persoalan K3, kondisi LPB (Lapis Pondasi Bawah) juga disorot. Pada beberapa titik, material tampak tidak stabil dan cepat mengalami amblas akibat kondisi tanah yang lembek.

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sepenuhnya mengikuti spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Sejumlah pekerja tampak melakukan aktivitas pembangunan di bahu jalan tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan kerja. Beberapa material dan alat kerja terlihat berserakan di lokasi, sementara motor para pekerja terparkir di tepi ruas jalan yang masih dalam tahap perbaikan.

Detail Proyek

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan ini merupakan program dari:

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Direktorat Jenderal Bina Marga

Halaman:
1 2