Kapuas7.Net, Pontianak, Kalbar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak mengeluarkan analisis dan prospek cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Barat periode 1 hingga 7 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam laporan yang diperbarui pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dua kondisi cuaca yang berpotensi terjadi secara bersamaan, yakni meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peluang hujan dengan intensitas sedang di sejumlah wilayah Kalbar.

Berdasarkan analisis BMKG Kalbar, potensi hujan sedang diprakirakan terjadi pada 3 hingga 6 Juni 2026.

Sementara itu, potensi kemudahan terjadinya karhutla diprediksi berlangsung sepanjang 1 hingga 7 Juni 2026 di sebagian wilayah Kalimantan Barat.

Hotspot Kalbar Meningkat, Dua Titik Berstatus Tinggi

Data pemantauan satelit pada 31 Mei 2026 menunjukkan terdapat 28 titik panas atau hotspot yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat.

Sebanyak 26 titik berada pada kategori kepercayaan menengah dan dua titik masuk kategori kepercayaan tinggi yang terdeteksi di Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Ketapang.

Kabupaten Sambas menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni sembilan titik.

Disusul Kabupaten Sanggau dan Ketapang masing-masing lima titik, Kabupaten Landak tiga titik, Kabupaten Bengkayang tiga titik, serta Kabupaten Sintang dua titik.

Sementara Kabupaten Kapuas Hulu, Sekadau, Kayong Utara, Melawi, Kubu Raya, Kota Pontianak dan Kota Singkawang tidak terdeteksi adanya hotspot pada periode pengamatan tersebut.

Halaman:
1 2 3 4