Kapuas7.Net, Sintang, Kalbar – AKBP Sanny Handityo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mempertemukan Fathurruzi alias Dedeh dan Agustinus Luki alias Pajaji dalam upaya penyelesaian perselisihan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik di Kabupaten Sintang.
Mediasi yang berlangsung di Polres Sintang pada Senin, 18 Mei 2026 itu dilakukan sebagai langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Gregorius Herkulanus Bala, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti, anggota DPRD Sintang Santosa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Dalam proses mediasi, kedua pihak sempat terlibat diskusi cukup panjang sebelum akhirnya sepakat mengakhiri perselisihan yang sebelumnya berkembang di media sosial maupun secara langsung.
Dede dan Pajaji juga menegaskan persoalan yang terjadi merupakan masalah pribadi dan tidak berkaitan dengan aksi damai Aliansi Peduli Kemanusiaan terkait sengketa lahan SMM (Serikat Maria Montfortan) yang berlangsung pada Senin pagi.
Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Sebagai simbol berakhirnya perselisihan, Dede dan Pajaji terlihat berjabat tangan dan melakukan foto bersama didampingi Kapolres Sintang, Forkopimda, tokoh adat, serta tokoh masyarakat yang hadir dalam mediasi tersebut.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo menegaskan penyelesaian melalui jalur dialog dan musyawarah menjadi langkah terbaik untuk menjaga keharmonisan masyarakat.
“Mari gunakan media sosial dengan baik dan bijak. Jangan mudah terprovokasi ataupun membuat unggahan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman serta memecah persaudaraan. Semua persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah dan saling menghargai,” ujar Sanny Handityo.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi serta lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, Polres Sintang akan terus mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Mediasi tersebut berlangsung aman dan tertib serta diharapkan menjadi contoh penyelesaian persoalan melalui pendekatan damai di tengah masyarakat Kabupaten Sintang.***








