Kapuas7.Net, Sintang, Kalbar – Bupati Gregorius Herkulanus Bala menyoroti pentingnya menjaga masa depan generasi muda dari ancaman narkoba, alkohol, dan pinjaman online saat menghadiri penutupan Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf), Festival Musik, Kuliner, dan Hiburan Rakyat di Halaman GOR Apang Semangai Sintang, Sabtu, 16 Mei 2026.
Di tengah antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan, Gregorius Bala menyampaikan pesan khusus kepada pelajar dan anak muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang dapat merusak masa depan.
“Kita sendiri yang bisa menjaga masa depan kita. Yang sedang sekolah, sekolah dengan bagus dan serius,” kata Gregorius Bala.
Menurutnya, ancaman narkoba, konsumsi alkohol berlebihan, hingga jebakan pinjaman online dapat menjadi malapetaka jika tidak dihindari sejak dini.
Bupati Sintang juga mengingatkan pentingnya menghormati dan mendengarkan nasihat orang tua sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan.
“Ingat pesan orang tua di kampung. Kadang yang pertama dibohongi itu orang tua. Oleh sebab itu, setialah dengan orang tua,” ujarnya.
Selain menyinggung isu sosial, Gregorius Bala juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan ekonomi kreatif dan hiburan rakyat yang berlangsung di Sintang beberapa hari terakhir.
Menurutnya, ramainya masyarakat yang hadir namun tetap kondusif menunjukkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kita ramai tapi aman, maka ini harus dipertahankan. Bukan polisi yang mengamankan kita, tetapi kita yang pertama mengamankan diri sendiri,” katanya.
Gregorius Bala turut mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.
Menurutnya, pembangunan daerah hingga pelayanan aparat negara tidak terlepas dari kontribusi masyarakat sebagai wajib pajak.
“Polisi bisa berdiri tegak, tentara bisa berbaris rapi, karena kita membayar pajak. Oleh sebab itu jangan bosan membayar pajak,” ujarnya.
Kegiatan Pameran Ekraf 2026 di Sintang sebelumnya diisi berbagai agenda hiburan rakyat, pertunjukan seni, festival musik, serta pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.***








