Kapuas7.com, Depok – Arwana dikenal sebagai ikan hias megah dengan sisik berkilau yang memikat pecinta akuarium dunia.
Ikan ini tersebar di Amerika Selatan, Australia, Asia, hingga Afrika, dengan jenis unggulan dari Indonesia seperti Arwana Super Red Kalimantan, Golden, Banjar, dan Jardini.
Arwana Asia, khususnya, memiliki daya tarik luar biasa dengan warna keperakan dan nilai ekonomis tinggi.
Sayangnya, tingginya permintaan menjadikan Arwana Asia masuk daftar “terancam punah” oleh IUCN sejak 2004.
Dikenal juga sebagai “Ikan Naga” dalam mitologi Tionghoa, Arwana membawa simbol keberuntungan, memperkuat posisinya di perdagangan internasional.
Indonesia menjadi eksportir utama, setelah ikan koi, dengan harga jual Arwana ditentukan oleh jenis, ukuran, dan keunikannya.
Tingginya minat menyebabkan populasi Arwana di alam liar menurun. Oleh karena itu, CITES menetapkan Arwana Asia sebagai spesies yang mendapat perlindungan ketat.
Kini, hampir seluruh Arwana yang diperdagangkan berasal dari budidaya resmi, dengan standar mutu tinggi.
Sejak populer pada 1960-an, Arwana dikategorikan dalam kode HS 03011010. Potensi budidaya Arwana di Indonesia sangat besar, namun harus diiringi dengan regulasi ketat untuk menjaga kelestariannya.
Untuk mengetahui lebih dalam tentang jenis-jenis Arwana terpopuler di Indonesia, Anda dapat membaca artikel terkait di website kami.
Regulasi dan Perizinan Budidaya Arwana di Indonesia
Budidaya Arwana di Indonesia diatur melalui regulasi ketat untuk memastikan keberlanjutan dan legalitas usaha. Setidaknya, terdapat sebelas regulasi utama yang harus dipatuhi pelaku usaha.








