Kondisi inilah yang menjadi perhatian Satgas TMMD Reguler Perbatasan ke-129 Kodim 1206/Putussibau.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), personel Satgas melakukan perbaikan pada struktur utama bangunan agar rumah kembali kokoh, aman, dan layak ditempati.

Pekerjaan difokuskan pada penggantian tiang-tiang penyangga yang telah rapuh, perbaikan pondasi, hingga pembaruan atap seng yang rusak.

Seluruh proses dilakukan secara teliti agar bangunan memiliki daya tahan yang lebih baik untuk digunakan dalam jangka panjang.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat begitu kuat selama proses pengerjaan berlangsung.

Salah seorang personel Satgas bersama warga tampak mengukur posisi tiang menggunakan benang sebagai acuan agar seluruh struktur berdiri tegak dan presisi.

Ketelitian tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan lantai rumah panggung tetap rata dan memiliki pondasi yang kuat.

Panggilan Pengabdian di Beranda Depan Negeri

Komandan Satgas TMMD Reguler Perbatasan ke-129 Kodim 1206/Putussibau, Letkol Inf Andreas Prabowo Putro, menegaskan bahwa rehabilitasi rumah warga merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

Menurutnya, pembangunan jalan dan jembatan memang menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas.

Namun, menghadirkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni bagi masyarakat juga memiliki nilai yang sama pentingnya dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

“Membangun infrastruktur jalan dan jembatan memang sangat penting untuk konektivitas, namun menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan bermartabat bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu merupakan panggilan pengabdian yang tidak kalah mendasar,” ujar Letkol Inf Andreas Prabowo Putro.

Halaman:
1 2 3