Kapuas7.Net, Kapuas Hulu, Kalbar – Di sejumlah wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu, transportasi sungai masih menjadi urat nadi kehidupan masyarakat.
Ketika akses jalan darat belum sepenuhnya menjangkau seluruh kawasan, perahu menjadi moda transportasi utama untuk mengangkut orang maupun berbagai kebutuhan pokok, termasuk material pembangunan.
Kondisi tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Perbatasan Ke-129 Kodim 1206/Putussibau.
Untuk menjangkau Desa Belatung, Kecamatan Embaloh Hilir, personel Satgas TMMD memanfaatkan jalur sungai sebagai akses utama distribusi material bangunan, Kamis (16/7/2026).
Pemandangan penuh semangat tampak saat anggota Satgas TMMD saling bahu-membahu mengangkat material ke atas perahu.
Kekompakan mereka menjadi gambaran nyata budaya gotong royong yang terus dijaga selama pelaksanaan program pembangunan di wilayah perbatasan.
Berbagai jenis material seperti semen, besi, kayu, seng, hingga perlengkapan konstruksi lainnya dimuat secara hati-hati ke dalam perahu.
Setiap material ditata dengan cermat agar tetap aman selama perjalanan menyusuri sungai menuju lokasi pembangunan.
Bagi masyarakat Kapuas Hulu, jalur sungai bukan sekadar alternatif transportasi.
Di banyak desa pedalaman, sungai justru menjadi akses tercepat sekaligus paling efektif untuk menjangkau daerah yang masih sulit dilalui kendaraan roda empat.
Karena itu, proses distribusi material dalam kegiatan TMMD pun harus menyesuaikan dengan karakteristik geografis wilayah tersebut.








