Pada awal periode (28-30 Mei), status kemudahan terbakar masih bervariasi.
Namun, mulai 31 Mei hingga 3 Juni 2026, peta menunjukkan dominasi kategori sangat mudah terbakar pada sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.
Warga diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan pada periode tersebut.
4. Kualitas Udara dan Kondisi Angin
Kualitas udara di Kalimantan Barat secara umum berada pada kategori baik.
Stasiun pemantau di Jongkat dan Sungai Tebelian mencatat konsentrasi PM2.5 yang rendah.
Kondisi jarak pandang juga terpantau aman, yakni di atas 1 kilometer.
Sementara itu, angin umumnya bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan mencapai 17 knot.
5. Kesimpulan dan Imbauan
Secara keseluruhan, meskipun masih terdapat potensi hujan intensitas sedang di sebagian wilayah pada 29 hingga 30 Mei 2026, masyarakat harus tetap waspada terhadap risiko karhutla yang meningkat di akhir pekan ini.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG Kalbar.
Pastikan untuk selalu mendapatkan data valid sebelum memulai perjalanan atau merencanakan kegiatan di luar rumah.
Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi [https://kalbar.bmkg.go.id](https://kalbar.bmkg.go.id) atau aplikasi Info BMKG.***








