Kapuas7.Net, Pontianak, Kalbar – Aktivitas lintas negara di Kalimantan Barat diprediksi berjalan dengan dinamika cuaca yang bervariasi pada Rabu, 27 Mei 2026.
Bagi masyarakat maupun pelaku perjalanan yang hendak melintasi pos batas negara, memahami kondisi atmosfer di wilayah perbatasan menjadi krusial untuk memastikan kelancaran logistik dan mobilitas.
Berdasarkan data infografis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, kondisi cuaca di empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) utama di Kalimantan Barat menunjukkan perbedaan signifikan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, langit diprakirakan cerah berawan dengan suhu udara berada di rentang 24 hingga 32 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan yang berada di angka 70 hingga 98 persen memberikan ruang yang cukup kondusif bagi pelintas batas untuk beraktivitas sepanjang hari.
Situasi berbeda terpantau di PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, dan PLBN Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.
Keduanya diprediksi akan diguyur hujan ringan dengan suhu udara yang relatif lebih sejuk, yakni 23 hingga 31 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan di dua pos ini mencapai 75 hingga 99 persen, sehingga pengendara disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan di jalur darat.
Sementara itu, PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang juga akan mengalami kondisi serupa dengan potensi hujan ringan.
Suhu di kawasan ini berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen.








