Ada dinamika politik, harapan peserta, hingga risiko kekecewaan yang harus dihadapi kepala daerah dalam menentukan pejabat strategis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Adapun 14 pejabat eselon II yang dilantik yakni Budi Purwanto sebagai Inspektur Kabupaten Sintang, Niko Dimus sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang, Ahyarudin Siregar sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Sintang, dr Rosa Trifina sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Bunyamin sebagai Sekretaris DPRD Sintang.

Selain itu, M Mardyanto menjabat Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Dedi Irawan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Lili Suryani sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Agustinus Yulianto sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Kemudian Jonny dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dr H Bagus Zodiak Adibrata sebagai Direktur RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang, Suprianto sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Sampe Ritonga sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Petrianus sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru birokrasi Pemerintah Kabupaten Sintang di bawah kepemimpinan GH Bala.

Tantangannya bukan hanya mengisi kursi jabatan, tetapi membuktikan bahwa hasil open bidding mampu melahirkan pejabat yang benar-benar bekerja untuk publik, bukan sekadar mengisi struktur pemerintahan.***

Halaman:
1 2 3