“Memperkenalkan kekayaan budaya Sintang kepada generasi muda agar tidak luntur oleh perkembangan jaman,” ujar Hendrika.
Hendrika menambahkan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembinaan pelaku UMKM Sintang menjadi pilar penting dalam pameran ini.
Berbagai produk kerajinan tangan hingga kuliner khas dipromosikan secara langsung guna memperluas jaringan pasar bagi para pelaku usaha kecil.
“Kita juga ingin memberdayakan ekonomi kreatif dan UMKM menjadi sarana promosi bagi produk-produk lokal,” paparnya.
Lanjutnya mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas Sintang serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
Kemudian lanjutnya membantu pelaku usaha kecil, memperluas jaringan pasar, mempererat tali silaturahmi dengan menyediakan hiburan gratis yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat.
“Kita juga ingin memperkuat rasa kebersamaan dan rasa memiliki warga terhadap kota Sintang sesuai tema Sintang Kota Bersama,” tambah Hendrika.
Acara tahunan untuk memperingati Hari Jadi Kota Sintang ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.
Panitia menyediakan panggung hiburan gratis tanpa sekat demi memperkuat rasa kebersamaan warga.
Dari sisi pariwisata, Pameran Ekraf Sintang ditargetkan mampu menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah.
Promosi pangan tradisional yang autentik juga digencarkan agar kuliner lokal khas UMKM Sintang mampu bersaing di kancah nasional.
Tentunya juga ini untuk memperkenalkan kembali ragam pangan tradisional Sintang yang otentik, serta mendorong inovasi kuliner lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Halaman:








