KAPUAS7NET. PALANGKA RAYA, KALTENG – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya mengungkap kasus pembunuhan seorang perawat cantik bernama Nurmaliza (29) yang ditemukan tewas di sebuah parit di Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau. Pengungkapan tersangka dilakukan dalam konferensi pers di Mapolda Kalteng pada Jumat (16/5/2025) pagi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tersangka pelaku pembunuhan tersebut adalah kekasih korban sendiri, yang diketahui bernama Alvaro Jordan (AJ), seorang pria asal Palangka Raya, Kalteng. Dalam konferensi pers, AJ tampak mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye dengan tangan terborgol berwarna merah.

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kalteng, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nuredy Irwansyah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pulang Pisau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iqbal Sangaji, serta Ahli Forensik, dr. Ricka Brilianty.

Dirreskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Nuredy Irwansyah, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus pembunuhan perawat ini merupakan hasil kerja sama pihaknya dengan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tersangka AJ berhasil ditangkap di sebuah kafe yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Lebih lanjut, Kombes Pol Nuredy memaparkan kronologis kejadian pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (10/5/2025) lalu di sebuah kamar kos di Kota Palangka Raya. Kos tersebut merupakan tempat tinggal korban dan tersangka selama beberapa bulan terakhir.

“Awal mulanya antara pelaku dan korban ini terlibat cekcok atau selisih dikarenakan korban cemburu dengan perbuatan tersangka yang saat ini masih kami dalami,” ungkapnya terkait motif pembunuhan.

Dalam pertengkaran tersebut, tersangka AJ melakukan tindakan kekerasan dengan memukul korban, mencekik, dan membekap kepala perawat cantik Nurmaliza hingga korban meninggal dunia pada Sabtu malam.

Setelah melakukan pembunuhan, tersangka AJ kemudian membawa jasad korban menggunakan mobil menuju Kabupaten Pulang Pisau. Jasad perawat hamil tersebut kemudian dibuang oleh tersangka di sebuah parit yang terletak di Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Pulang Pisau.

“Korban sedang hamil dengan usia kandungan 4 bulan, dan jenis kelamin bayi adalah laki-laki,” imbuh Kombes Pol Nuredy terkait kondisi tragis korban pembunuhan di Pulang Pisau.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sangaji, menambahkan bahwa pengungkapan kasus pembunuhan ini adalah hasil kerja keras tim yang dibentuk oleh Dirreskrimum Polda Kalteng. “Tidak sampai dua hari, kami dapat mengungkap pelakunya,” tegasnya.

Setelah melakukan pembunuhan, pada Selasa (12/5/2025) pagi, pelaku AJ melarikan diri meninggalkan Kalimantan Tengah menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dari Banjarmasin, pelaku kemudian melanjutkan pelariannya dengan menggunakan pesawat menuju Yogyakarta.

“Pelaku menggunakan roda empat dari Pulang Pisau Kalteng menuju Banjarmasin. Saat pergi ke Yogyakarta naik pesawat, mobil yang digunakan ditinggal di bandara Banjarmasin,” pungkas Kapolres Pulang Pisau terkait upaya pelarian tersangka dalam kasus pembunuhan perawat.