Kapuas7.Net, Pontianak, Kalbar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat yang berlaku pada 2 hingga 4 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peringatan dini tersebut diterbitkan sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, daerah rawan banjir, dan kawasan yang kerap terdampak cuaca ekstrem, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi selama periode prakiraan berlangsung.

Pemetaan Potensi Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat

Berdasarkan hasil analisis atmosfer dan pemodelan cuaca terkini, aktivitas pertumbuhan awan hujan di Kalimantan Barat diprakirakan berlangsung secara lokal dan tidak merata.

Pada Selasa, 2 Juni 2026, seluruh wilayah Kalimantan Barat diprakirakan tidak mengalami potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kondisi cuaca secara umum masih relatif kondusif dan tidak terdapat wilayah yang masuk kategori peringatan dini.

Memasuki Rabu, 3 Juni 2026, BMKG mendeteksi peningkatan aktivitas atmosfer yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kabupaten Kayong Utara.

Atas kondisi tersebut, Kabupaten Kayong Utara ditetapkan dalam kategori WASPADA atau level kuning sebagai satu-satunya wilayah yang berpotensi terdampak cuaca signifikan pada hari tersebut.

Halaman:
1 2 3