Kapuas7.Net, Pontianak, Kalbar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak mengeluarkan pembaruan dokumen analisis dan prospek cuaca untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat.
Data komprehensif ini diperbarui per 2 Juni 2026 pukul 07.00 WIB guna memberikan panduan mitigasi dini bagi instansi teknis maupun masyarakat.
BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena cuaca yang berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan.
Kondisi atmosfer menunjukkan peluang hujan intensitas sedang di sejumlah wilayah yang berlangsung bersamaan dengan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lonjakan Sebaran Titik Panas di Kalimantan Barat
Berdasarkan hasil observasi satelit pada 1 Juni 2026 pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB, BMKG mendeteksi sebanyak 29 titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat.
Dilihat dari tingkat kepercayaan data, sebanyak 27 titik berada pada kategori menengah dan dua titik berada pada kategori rendah.
Sementara itu, tidak ditemukan hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Sebaran hotspot berdasarkan wilayah meliputi:
1. Kabupaten Sekadau sebanyak 5 titik panas kategori menengah.
2. Kabupaten Ketapang sebanyak 5 titik panas, terdiri dari 1 kategori rendah dan 4 kategori menengah.
3. Kabupaten Landak sebanyak 5 titik panas, terdiri dari 1 kategori rendah dan 4 kategori menengah.
4. Kabupaten Sanggau sebanyak 3 titik panas kategori menengah.
5. Kabupaten Mempawah sebanyak 3 titik panas kategori menengah.








