Kapuas7.Net, Sintang, Kalbar – Camat Sepauk, Mariono, memastikan proses perbaikan Jalan Bedayan–Libau yang selama ini rusak parah kini telah mulai dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Perbaikan sudah berjalan. Kami fokus menangani titik-titik kerusakan yang paling parah terlebih dahulu,” ujar Mariono di sela-sela acara Musrenbang Kabupaten Sintang Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Bupati Sintang, Kamis, (9/4/2026).

Camat Sepauk menjelaskan, penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama kondisi geografis dan genangan air yang masih mengalir ke badan jalan.

“Air masih mengalir ke badan jalan, sehingga kami harus menyesuaikan metode perbaikan, termasuk menggunakan material batu yang lebih kuat,” jelasnya.

Menurut Mariono, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam pengerjaan, melainkan memastikan kualitas jalan agar lebih tahan lama.

“Untuk target selesai, kami tidak mengejar cepat. Yang utama kualitas perbaikan harus maksimal,” tegasnya.

Ruas jalan yang diperbaiki mencakup jalur cukup panjang dari kawasan Bedayan hingga menuju Simbal dan wilayah sekitarnya.

Libatkan Masyarakat dan Koordinasi Lapangan

Dalam proses perbaikan, pihak kecamatan juga melibatkan masyarakat serta berkoordinasi dengan pihak perusahaan di sekitar lokasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Mereka siap mendukung agar proses perbaikan berjalan lancar,” kata Mariono.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan perbaikan infrastruktur tersebut.

Viral Jadi Pemicu Percepatan

Sebelumnya, kondisi jalan Bedayan–Libau sempat viral di media sosial karena kerusakannya yang parah. Hal ini mendapat perhatian dari Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala.

Bala mengakui kondisi jalan tersebut memang memprihatinkan dan telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat untuk mendorong percepatan penanganan.

“Terkait jalan Bedayan Sepauk, saya sudah konfirmasi dan bahkan menghubungi Gubernur Kalbar. Saya akui jalan itu memang dalam kondisi jelek,” ujarnya Minggu (29/3/2026).

Bupati menambahkan, respons dari pemerintah pusat cukup positif dan membuka peluang perbaikan melalui program strategis.

“Jalan ini kemungkinan akan diprioritaskan melalui program Inpres Jalan Daerah,” tambah Bala.

Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan secara bertahap, dengan mengedepankan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur demi mendukung mobilitas masyarakat.***