Salah seorang anggota Satgas TMMD Reguler Perbatasan Ke-129, Sertu Sutrisno, mengatakan keberhasilan setiap sasaran pembangunan sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi energi tersendiri bagi personel Satgas dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan di lapangan.
“Material yang telah tiba harus segera diturunkan agar pekerjaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal. Semangat masyarakat sangat luar biasa, sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat terselesaikan,” ujarnya.
Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong.
Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan diharapkan mampu menjadi modal sosial dalam mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan.
Melalui TMMD Reguler Perbatasan Ke-129, Kodim 1206/Putussibau berharap pembangunan di wilayah perbatasan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Terbukanya akses infrastruktur di Desa Belatung diyakini akan mempermudah mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Lebih dari sekadar membangun jalan dan fasilitas umum, TMMD juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terdepan Indonesia.***








