Soroti Tantangan Pelayanan di Pedalaman
Dalam kesempatan itu, Bala juga menyinggung kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah pedalaman Sintang yang masih menjadi tantangan bagi pelayanan sosial maupun keagamaan.
Menurutnya, medan dan akses yang belum sepenuhnya memadai tidak menyurutkan para pelayan gereja untuk tetap menjangkau masyarakat di berbagai daerah.
“Infrastruktur di Sintang ini belum baik. Tentu ini menjadi tantangan bagi para pendeta dalam melayani jemaatnya di pedalaman,” ujarnya.
Bala menilai tema KKR tahun ini, yakni “Bangkit dan Bersinar”, relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan semangat kebersamaan dan optimisme.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta memperkuat komunikasi sosial demi mendukung pembangunan daerah.
“Kita harus menyinari sesama dan saling membantu meskipun belum dalam keadaan beruntung. Saya juga mengingatkan kita semua untuk menjaga toleransi umat beragama di Kabupaten Sintang ini,” tegasnya.
Menurut Bala, persatuan dan kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sintang ke depan.
“Kalau kita kompak, maka Sintang ini akan maju dan berkembang,” ucapnya.***








