Kapuas7.Net, Sintang, Kalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran dan pengamanan Imlek 2577 serta Cap Go Meh 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dukungan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Imlek dan Cap Go Meh Tahun 2026 yang digelar di Polres Sintang, Rabu, 11 Februari 2026.

Bupati Sintang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asmidi, menghadiri langsung rapat tersebut.

Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo memimpin rakor yang diikuti jajaran Polres, Kodim 1205 Sintang, organisasi masyarakat, instansi vertikal, serta berbagai unsur terkait.

Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan Asmidi, ditegaskan bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh bukan sekadar agenda keagamaan dan budaya masyarakat Tionghoa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kekayaan budaya dan simbol toleransi yang selama ini terjaga di Kabupaten Sintang.

“Setiap tahun, perayaan ini melibatkan aktivitas masyarakat yang cukup besar, mulai dari ibadah, arak-arakan budaya, hingga kegiatan sosial dan ekonomi. Karena itu, dibutuhkan kesiapan pengamanan yang matang, terpadu, dan terkoordinasi,” ujar Asmidi.

Pengamanan Imlek 2026 Harus Matang dan Humanis

Pemkab Sintang mengapresiasi langkah Polres Sintang yang menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral tersebut.

Menurut Asmidi, forum ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan seluruh rangkaian Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan.

Semua pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, panitia penyelenggara, tokoh agama, dan tokoh masyarakat harus bersinergi.bAsmidi menekankan tiga hal penting.

Pertama, seluruh pihak harus memetakan potensi kerawanan secara cermat, termasuk kepadatan massa, arus lalu lintas, lokasi ibadah, dan titik kegiatan perayaan.

Halaman:

About The Author

Halaman:
1 2