Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ada uang negara di sana, kami tidak mau ada kebocoran. Jika terjadi kebocoran anggaran subsidi, kami tidak segan melakukan penyelidikan. Kalau agen dan pangkalan hanya mau mengejar untung bisnis penuh tanpa memikirkan penugasan negara, silakan urus gas non-subsidi,” tegas Okky.

Rapat yang turut dihadiri perwakilan Polres Sintang, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas ini memutuskan akan adanya pertemuan lanjutan yang lebih teknis.

Pemkab Sintang bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat hingga stok kembali normal dan harga di tingkat eceran kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.***

Halaman:
1 2